Senin, 11 Juni 2018

Mengecewakan!!! : Itulah Yang Dirasakan Oleh Semua Guru Ngaji Sumberejo Banyuputih


Bentang Khatulistiwa News
Senin,11/6/2018.Banyuputih,JaTim
Lima Desa di Kecamatan Banyuputih, empat Desa diantara sudah menerima tunjangan guru ngaji, sementara Desa Sumberejo belum bisa dicairkan lantaran kurangnya persyaratan yang belum dipenuhi oleh petugas yang berwenang di desa.

Lambannya menangani persyaratan pihak  Desa Sumberejo, kinerja yang bertugas di desa perlu dipertanyakan kinerjanya, membuat sekitar kurang lebih 70 guru ngaji tidak bisa menerima tunjangan sebelum hari raya, hingga persyaratan di penuhi, dipastikan puluhan guru ngaji yang belum menerima tunjangan, menunggu hingga usai hari raya.

Erfan Kesra Desa Sumberejo menjelaskan, belum cairnya tunjangan guru ngaji berawal dari, salah satu penerima tunjangan ( guru ngaji ,) meninggal dunia, kemudian digantikan oleh anaknya, nah disitu kesalahannya mas, tapi sudah selesai kok mas," terang Erfan saat dihubungi Bknews.

Selesai bukan berarti bisa diupayakan tunjangan tersebut bisa dibagikan sebelum Hari Raya, lantaran sudah melewati masa deadline yang sudah ditentukan oleh Kabupaten Situbondo.

Seperti yang disampaikan Purnomo Kasubag Kesra Kabupaten Situbondo,"
Sudah lewat dari masa deadilinenya, tidak bisa dicairkan sebelum hari raya, sekarang kan libur, setelah hari raya baru bisa," tegas Purnomo.

Seperti yang di sampaikan Wakil bupati Ir yoyok Mulyadi saat itu mas, kalau tidak salah pada tanggl 21 Mei 2018, di pendopo Kecamatan Banyuputih, dari tunjangan guru ngaji tidak ada potongan sama sekali, kalau dipotong laporkan," katanya.

Lebih lanjut," jangankan ada potongan mas, ini saja belum cair katanya, yang saya tau setelah hari raya baru bisa," ungkap seorang guru ngaji enggan diaebutkan namanya ( BKNews/ BSi/tiek ).

Sabtu, 26 Mei 2018

Lomba Lagu Religi Diadakan Di NMM Dalam Gema Ramadhan


Kabar Indonesiaku.com NMM mengadakan kembali beberapa perlombaan dimana dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 1439H.  Kali ini digelarnya  pasar murah dengan tema Gema Ramadhan, yang diadakan dilt 1, NMM selama bulan Ramadhan yang digelar digedung pasat NMM,  lt. 1, Sabtu,  26/05.

Salah satunya kali ini adalah memasuki perlombaan Aquistik Religi dimana diikuti oleh beberapa peserta group band yang ada diMakassar. yang disaksikan oleh ratusan pengunjung New Makassar Mall yang dimulai sore hari.

Hasil lomba ini akan dinilai oleh tiga dewan juri yang sudah pakar dibidangnnya masing masing,  diantaranya adalah Willy Pondaag,  Novan Riyandi dan Muhammad Farid Ardiyansyah.

Antusias para penyanyi Religi terlihat sangat bersemangat menyanyikan lagu lagu Religi pilihan dewan juri diantaranya Tobat dan Bidadari Syurga,  sementara beberapa lagu religi lainnya dijadikan lagu bebas.

Farid Ardiyansyah salahsatu dewan juri mengatakan saat ditemui media "bahwa peserta kami kasi lagu wajib dua pilihan yakni Taubat dan Bidadari Syurga dan lagu religi lainnya yakni bebas terserah mereka asal berarsemen religi lagu dan musiknya.  Ditambahkan dimana kami juga selain memilihkan lagu lagu wajib kami juga pastinya akan menilai mereka dengan lima poin kategori penilaian, urainya.

Adapun 5 point bagi penilaian ketiga dewan juri kami sepakat adalah, penilaian yang diberikan dewan juri diantaranya  harmonisasi, ekspresi, aransemant, durasi waktu, dan performence. Ungkapnya.

Diakhir acara lomba jatuh pemenang pertama adalah
Based band, juara kedua regional band, dan juara tiga Hijau Quistik,masing masing mendapatkan Piala dan sertifikat serta Uangtunai,  serta juara favorit adalah Andra all crew dengan mendapatkan Piala dan sertifikat .

Sementara peserta yang mengikuti lomba Aquistik Religi ini ada 6 peserta masing masing adalah Samalutu band, Kompasta band, Blassed band, Andra all Crew, Hijau kuistik, Relegional band, serta Cemistry band.(KbInd/Mir)

Rabu, 02 Mei 2018

Pjs.Walikota Makassar Sholat Ashar Di Masjid New Makassar Mall Bersama Rombongan.


Rabu,2/5/2018.Makassar,SulSel.
Pjs.Walikota Makassar, Andi Syamsul Rijal, bersama Kadis.Perindag Kota Makassar. A. Muh. Yasir.,Kadis. Perhubungan, Camat dan PD. Pasar serta Damkar dan Satpol. PP melakukan Sholat Ashar di Masjid New Makassar Mall pada saat berkunjung untuk meninjau Pasar sentral Makassar Mall tersebut yang terletak dilantai VII Makassar Mall, Rabu. 02/05.

Usai bertemu dengan para pedagang yang dari tadi menunggunya dilantai 3, Daeng Ical minta pamit sebentar untuk laksanakan Sholat Ashar "Tabe saya izin pamit dulu sebentar yek sudah masuk waktu Sholat, Sholat Asharka dulu naah" ungkapnya didepan para pedagang lapak (PKL).

Semoga saja apa yang kita bicarakan kali ini semua bisa ada solusinya dan bisa terselesaikan dengan tidak ada yang dirugikan.  Biarkan Saya Pemerintah yang bicara dengan pengelolah nya (NMM).  yah.  Salah satu ungkapan Daeng Ical kepada para pedagang yang hadir dalam diskusi tersebut.

Dalam kunjungannya Pjs. Walikota Makassar, A. Syamsul Rijal dan rombongan turut pula hadir perwakilan dari Polda Sulsel yakni Karo Pam obvit Polda Sulsel. Kombes. Pol. Ardana. bersama dengan Waka. AKBP. Lute, (Mewakili Kapolda. Sulsel), serta didampingi oleh Kapolres Pelabuhan. AKBP. Aris Bachtiar dan Kapolsek Wajo, Kompol. Kodrat. Yang baru seminggu menjabat.(Ki/Mir)

Diduga Situs Bersejarah Kampung Pasar Nangka Kecamatan Jangkar Situbondo Mendadak Heboh.



Bentang Khatulistiwa News.
Rabu,2/5/2018.Jangkar.Jatim
Dusun Pasar Nanka Desa dan Kecamatan Jangkar mendadak heboh dikunjungi warga. Gundukan pematang sawah lebar 2,5 meter panjang 30 meter.

Terdapat batu merah berukir berserakan, pecahan bata merah dengan dimensi lebar 15-17 cm. Ada juga bongkahan yang terstruktur. Dan beberapa temuan lain berupa relief sulur.

Temuan Situs tersebut, selain menjadi perhatian warga, yang ingin melihat secara langsung dilokasi, Kapolsek Jangkar Iptu Spt Pramana beserta anggota dan Kepala Desa Jangkar Sutiyono, juga mendatangi lokasi memastikan tempat penemuan tersebut.

Irwan Rakhday, koordinator Relawan Budaya Balumbung mengatakan bahwa temuan itu berawal dari penelusuran Komunitas Dewantara (Dewan Wali Adat Budaya Nusantara).

Irwan mengatakan," Dari penelusuran itulah , tumpukan bata di pematang sawah kemudian kami identifikasi.
Dugaan sementara ini semacam tempat pemujaan di masa klasik Hindu-Budha. Sementara titik koordinat situs ini berdasar katografi kuno tahun 1500-an ke atas adalah bekas kota Sidapurna. Dalam kartografi yang lebih lama , ini adalah wilayah Balumbung," terang Irwan.

Data yang dihimpung BKNews dilokasi, beberapa warga mengatakan, lokasi itu sebelum dibersihkan, dikenal sangat angker, dan tidak semua orang bisa mengambil batu merah atau tumbuhan dilokasi itu. Jika itu dilakukan, orang tersebut akan didatangi mahluk yang menakutka dalam mimpinya.

Keterangan itu dibenarkan oleh Sugiyanto," bisa dibilang angker, tidak sembarang orang bisa masuk, dulu ada yang kesurupan dan sakit akibat mengambil benda benda disitu, anehnya sekali waktu, setiap malam jumat, sering terdengar suara suara aneh semacam bunyi gamelan," Ujarnya.

Kapolsek Jangkar Iptu Spt Pramana, meminta kepada warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga lokasi tersebut sampai ditentukan oleh bagian cagar budaya Kabupaten Situbondo sebagai peninggalan situs sejarah, selain itu Kapolsek meminta untuk tetap mempertahankan keamanan yang selama ini sudah baik tidak terganggu karena ada penemuan ini," pungkas Kapolsek Jangkar ( BKNews/BSi/tiek ).

Lomba Da'i Kamtibmas Menyambut HUT Bhayangkara

Rabu 2/5/2018.Gowa, Sulsel.
Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara 1 Juli mendatang, Polres Gowa menggelar berbagai kegiatan, salah satunya adalah Lomba Da’i Kamtibmas dengan berbagai tema yakni Pilkada Damai, Anti Hoax, Ujaran Kebencian dan Provokasi Sara, serta Menegakkan Aqidah dan Syariat Umat.

Menjelang pelaksanaan Lomba Da’i Kamtibmas yang akan diselenggarakan besok, dipimpin oleh Kasat Binmas Akp N. Taroreh, personil Binmas Polres Gowa melakukan berbagai persiapan untuk mendukung acara perlombaan agar dapat berjalan lancar, Selasa (02/05).

Adapun perlombaan Da’i Kamtibmas ini akan dilaksanakan di Aula Endra Dharamalaksana Polres Gowa, yang juga diikuti sebanyak 33 orang peserta.

Salah satu persiapan yang dilakukan oleh personil yakni dengan melengkapi sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam perlombaan esok, serta menata Aula agar tampil indah.

Ditempat terpisah, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi membenarkan bahwa persiapan jelang perlombaan besok harus dimaksimalkan, guna memberikan kenyamanan terhadap peserta lomba.(Ki/Tam)

Plt. Walikota Makassar Kunjungi NMM Sekaligus Ketemu Dengan Para Pedagang Lapak

Rabu,2/5/2018.
Makassar, Sulsel.
Plt. Walikota Makassar, A. Syamsul Rijal. mendatangi New Makassar Mall yang beralamat diantara jalan Hos Cokroaminoto dan KH. Agus Salim, Makassar didampingi Kadis. Perindag. Kota Makassar, Andi. Muh. Yasir, PD. Pasar bersama dengan Camat Wajo, dari Dishub Kota Makassar dan Damkar Kota Makassar serta Satpol. PP, dan rombongan dari jajaran pemerintah Kota Makassar, Rabu, 02/05. sekira pukul. 15:00 wita.
Kunjungan Daeng Ical sapaan Syamsu Rijal dalam rangka ingin meninjau langsung pasar sentral Makassar Mall dan bertemu dengan para pedagang lapak lapak yang masih bertahan diarea lokasi diseputaran badan Jl. KH.Wahid Hasyim, Jl. KH. Agus Salim, Jl. Pangeran Diponegoro, dan Jl. Hos Cokroaminoto.

Ical dan para pedagang berdiskusi terkait masalah pasar tersebut, dan mendengar serta menerima penyampaian semua apa yang disampaikan oleh para penjual lapak lapak.

'Pertemuan kali ini bukan kita mau mencari masalah ataupun persoalan dimana kalian semua ini adalah saribattangkuki (saudaraku-red), ungkap Daeng ical saat berdiskusi dengan para pedagang lapak dilantai Dua Mall tersebut.

Lebih lanjut jadi mari kita semua saling menghargai dan menghormati terkait apa yang disampaikan pihak perwakilan dan juga para pedagang, karena ini semua akan saya bicarakan dengan pengelolah tentang inspirasi kalian.  Biarkan pemerintah (saya)yang ketemu dan bicarakan dengan pertemuan secara rahasia tutur ical yang diberikan aplaous dan yel yel hidup dg. Ical hidup dg. Ical walikotaku teriak salah satu pedagang yang ikut hadir dalam diskusi tersebut.

Namun Dg. Ical tepis yel yel tersebut "janganmi bilang hidup ical hidup ical kalau masih ada yang mau memotong pembicaraan orang.  belumpi bicara sudah dipotongmi pembicaraanka,  kesalnya.

Diketahui saat Daeng Ical mempersilahkan berbicara dengan perwakilan para pedagang belum selesai bicara sudah dipotong dan diprotes pembicaraan tersebut.

Marcom NMM. Nirmalasari saat ditemui dilantai yang sama mengungkapkan "ini kunjungan Pak Walikota untuk bicarakan masalah antara para pedagang dan pihak pengelolah dimana mereka masih ada yang tinggal padahal menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439 H. Kami sebagai perwakilan Managemen New Makassar Mall meminta dan mengajak para pedagang yang masih menjual dengan menggunakan dibadan jalan karena sebelum Ramadhan pengembalian fungsi jalan ingin disterilkan" ungkap Onny sapaan Nirmalasari.

Terkait masalah tersebut diatas hal ini sudah ada keputusan dari Walikota Makassar dengan no. 1707/620.539/Tahun 2018 tentang pencabutan keputusan Walikota Makassar no. 539/630/Kep/V/2012. Tentang izin pemanfaatan sebagian ruang manfaat jalan pada jalan. KH. Wahid Hasyim, Jl. KH. Agus Salim, Jl. Hos Cokroaminoto, Jl. Irian dan Jl. Pangeran. Diponegoro oleh PD. Pasar Makassar Raya Kota Makassar untuk lokasi pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Sentral/Makassar Mall Kota Makassar.

Hadir dalam kunjungan Walikota selain dari jajaran pemerintahan hadir pula, Karo Pam obvit Polda Sulsel. Kombes. Pol. Ardana. bersama dengan Waka. AKBP. Lute, (Mewakili Kapolda. Sulsel),  serta Kapolres Pelabuhan. AKBP. Aris Bachtiar dan Kapolsek Wajo, Kompol. Kodrat.
(Ki/Mir)

Minggu, 29 April 2018

New Makassar Mall : Ajang Lomba Make up Glamour Salah Satu Asal Gowa Juara

Senin,30/4/2018. Makassar, Sulawesi Selatan.
Salah satu peserta pemenang juara  yang ikut lomba dalam acara lomba Makeup 2018, yang mana tampil memukau para dewan juri sehingga mendapatkan juara dalam event yang dilakukan oleh New Makassar Mall(NMM) ,digedung lantai duanya Minggu,29/04.

Saat dewan juri membacakan para pemenang diatas panggung dimana nama dan nomor pesertanya diumumkan sungguh sangat bersyukur dan gembira nya baik dirinya maupun keluarganya.

Dirinya adalah pipik (17) salah satu siswa yang bersyukur dan bersemangat karena nama periasnya dan nomornya disebut sebagai pemenang juara kedua , inilah pipik saat ditemui setelah turun dari panggung menerima hadiahnya mengucapkan puji syukur dan senang, sangat bersyukur dan senang bisa jadi juara meskipun hanya juara kedua,ungkapnya siswi yang masih sekolah di SMA 14 Gowa ini.

Ditambahkan  dan ini saya bisa termotivasi lagi kembali akan ikut pada event event selanjutnya jika ada lagi gelar acara berikutnya ,adapun menurutnya Kiki punya tantea yang punya  salon dirumahnya yang diberi nama salon Yana nama tantenya sendiri yang telah meriasnya, "iyye ini tante saya punya  salon yang bernama salon Yana yang tadi merias saya sendiri " beber siswi yang tinggal diperumahan dibelakang Gedung KaleGowa , Pallangga, Kab.Gowa.(Ki/Mir)

TNI-Polri Siap Dukung ASIAN GAMES XVIII 2018

Senin,30/4/2018.Gowa, Sulawesi Selatan.
Indonesia kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang. Ini merupakan kali kedua bagi Indonesia menjadi tuan rumah setelah tahun 1962. Di hajatan olahraga se-Asia ini akan diikuti lebih dari 20 negara.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 tersebut, dibawah kepemimpinan Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi., Polres Gowa menggelar spanduk “TNI-POLRI SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES XVIII 2018” dibeberapa titik strategis yang ada di wilayah Kabupaten Gowa pada Kamis (26/04).

Pemasangan spanduk ini merupakan salah satu bentuk dukungan Polres Gowa terhadap pelaksanaan Asian Games 2018, juga sebagai sarana untuk mengajak masyarakat mendukung hajatan olahraga terbesar se-Asia ini yang dilaksanakan hanya 4 tahun sekali dengan bersama-sama menjaga situasi dan kondisi kamtibmas tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Tak hanya itu, melalui spanduk ini dimanfaatkan Polres Gowa untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI-POLRI selalu kompak dan saling bersinergi dalam mengamankan dan mensukseskan setiap kegiatan yang diselenggarakan.

“Semoga pelaksanaan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” kata Akbp Shinto Silitonga.

Apa Yang Dilakukan Polsek Baru Pallangga?Inilah Kisahnya...


Pada Jumat (27/04) sekitar pukul 17.00 wita, selesai press conference kasus curas, Kapolsek Pallangga Akp Saenal Azis, SH yang baru 3 hari menjabat, merasa tidak tega melihat tahanan di Polsek terutama yang mengalami sakit.

Akp Saenal Azis terpanggil untuk memberi bantuan moril agar tahanan tidak mengulangi perbuatannya kembali. Pasca menasehati dan memberikan pencerahan agama Akp Saenal Azis memberikan makanan dengan langsung menyuap tahanan tersebut sebagai bentuk kasih sayang dan solidaritas sesama manusia di mata Allah.

Sifat kepedulian ini patut dicontoh karena menjadi representasi saling mengasihi manusia di dunia. Inilah makna dari kehidupan beragama sesuai dengan kaidah Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab.

Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK., MSi, salut kepada perilaku Kapolsek Palangga yang peduli dengan sesama karena hal yang demikian merupakan cermin keteladanan seorang pemimpin. "Perlahan tapi pasti, paradigma Polri melayani mulai terlihat dalam kegiatan para Kapolsek," tutup Akbp Shinto Silitonga.(Ki/Tam)

Inilah Cerita Detik-detik Penyanderaan Guru Di Papua


Senin,30/4/2018.Timika,Papua.
Beberapa waktu lalu, TNI berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi para guru yang menjadi korban penganiayaan, penyiksaan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh KKSB Papua, salah satu guru Kampung Aroanop, Rano Samsul yang merupakan salah satu korban kekerasan KKSB kembali menjelaskan secara detail kejadian penyanderaan para guru ini, Jumat (27/04).

Saat dikonfirmasi, Rano menjelaskan dari awal kejadian penyanderaan guru hingga akhir secara rinci.Rano menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal 13 April 2018, pada pukul 13.00 WIT, proses belajar mengajar sudah berakhir dan para guru ini kembali ke rumah masing-masing. Untuk para guru perempuan sedang memasak untuk mempersiapkan makan malam, sedangkan para guru laki-laki sudah beristirahat.

Jumlah para guru ini terdiri dari 4 guru perempuan dan 4 guru laki-laki.“Pada saat itu juga, para guru perempuan mengetuk rumah para guru laki-laki dan mengatakan bahwa ada masyarakat tetapi guru ini tidak mengenali masyarakat tersebut. Lalu saya langsung keluar dan menyapa masyarakat tersebut tetapi mereka membalas dengan nada yang keras dan tidak enak didengar,” jelas Rano.

Tak selang lama, masyarakat ini (KKSB) seketika menghampiri para guru dan menodong para guru menggunakan senapan. Para guru laki-laki dan perempuan langsung dipisahkan oleh KKSB. “Kami guru laki-laki dan perempuan dipisahkan, guru perempuan dipisahkan didalam rumah, sedangkan saya sendiri ada di depan teras rumah, tak selang lama 3 guru laki-laki lain yang tinggal di rumah lain dikumpulkan menjadi satu bersama saya yang digiring dengan todongan senjata,” ungkapnya.

Para guru ini dusuruh berlutut dan menghadap ke lantai supaya para guru ini tidak melihat wajah para KKSB yang sedang menodong mereka. Sebelumnya memang para guru ini tidak pernah mengenal mereka dan wajah KKSB ini sangat asing bagi para guru.
“Meraka sangat asing bagi kami disini, karena kita tidak pernah melihat mereka. Mereka datang ke kampung kami kurang lebih 20 orang dimana mereka semua menggunakan senjata api,” ujarnya.

Rano dan ketiga guru laki-laki tidak mengetahui apa yang dilakukan KKSB ini kepada 4 guru perempuan di dalam rumah. Mereka hanya mendengar suara teriakan dan suara pukulan.
“Kami mendengar suara jeritan dari guru perempuan dari dalam dimana saya sempat melihat ada guru perempuan yang mendapat pukulan oleh KKSB,”katanya.

Selang 30 menit kemudian, terdapat salah seorang masyarakat dari kampung sebelah yang datang dan menjelaskan kepada KKSB bahwa yang mereka siksa dan sandera itu adalah guru dan mereka mengajar anak-anak sekolah di kampung Aroanop. Tetapi masyarakat ini juga ditodong dengan senjata.Para guru ini menerima penyiksaan, pemukulan hingga kekerasan seksual yang dilakukan KKSB. Mereka tidak segan-segan untuk menyiksa.

“Kami disandera selama 45 menit, kami juga tidak tahu apa tujuan mereka datang kesini, mereka merampas harta benda kami, 10 buah HP, 4 Laptop mereka bawa hingga makanan yang kami punya juga mereka bawa,”jelasnya kembali.KKSB lalu pergi meninggalkan kampung Aroanop dan menuju Kampung Jagamin dimana kampung tersebut juga ada guru pengajar juga.

“KKSB ini menunggalkan Kampung Aroanop dan menuju ke Kampung Jagamin, ada guru juga disana tetapi mereka tidak menyiksa guru di Kampung Jagamin. Saya melihat 4 guru wanita yang sudah disiksa didalam, dan ada yang luka parah di muka dan memar di bagian tubuh,” ungkapnya.Kemudian para guru ini diungsikan di rumah Bapak Kepala Desa. Mereka mengungsi disana selama 1 minggu.

“Kami diungsikan dirumah Kepala Desa karena kami juga sedang menunggu anak-anak murid kelas 6 akan melaksanakan ujian kelulusan dan anak-anak kelas lain akan melaksanakan ujian kenaikan kelas,” ungkapnya lagi.Selama 1 minggu mereka mengungsi, pada tanggal 19 April 2018, anggota TNI masuk ke kampung Aroanop untuk mengamankan masyarakat dan akan mengevakuasi para guru yang ada di rumah Bapak Kepala desa maupun para guru di Kampung Jagamin.

Para guru dan masyarakat dikumpulkan di satu tempat oleh TNI untuk proses pengamanan, selanjutnya para guru dievakuasi ke Timika menggunakan Heli.Total keseluruhan guru yang dievakuasi pada saat itu sebanyak 18 orang terdiri dari 7 guru perempuan dan 11 guru laki-laki.“Kami dievakuasi oleh TNI menuju Timika dimana kloter pertama 7 guru perempuan dan kloter kedua 6 guru laki-laki,”jelasnya.

Sedangkan 5 orang guru masih tinggal di Kampung Aroanop untuk menunggu evakuasi selanjutnya.Pada tanggal 20 April 2018, TNI akan melakukan evakuasi kembali tetapi tertunda dikarenakan cuaca pada saat itu tertutup kabut. Akhirnya pada tanggal 21 April 2018, 3 guru berhasil dievakuasi ke Timika dan 2 guru sisanya tinggal karena 2 guru tersebut adalah warga Kampung Aroanop.

Sesampainya di Timika, para guru pengajar ini langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan fisik maupun psikologi hingga saat ini.Mereka menyesalkan bahwa mereka tidak bisa menemani anak murid yang akan melaksanakan ujian. Tetapi tekad mereka untuk kembali mengajar di Kampung Aroanop dan Jagamin sangat tinggi.

“Kami merasa sedih tidak dapat menemani anak murid untuk melaksanakan ujian, tetapi saya bersyukur dan berterimakasih yang sangat tinggi kepada TNI, karena telah menggantikan kami sebagai guru pengajar disana,”tutupnya.
Autentikasi Kapendam XVII/Cenderawasih ,Kolonel Inf Muhammad Aidi
(Ki/M.A)

Pembobol Tembok Jeruji Tertangkap Resmob Polsek Makassar


Senin,30/4/2018.
Makassar, Sulawesi Selatan.
lima dari enam tahanan yang kabur di tangkap di Kalimantan Timur tepatnya di kilometer 2 jalur yang menuju Samarindah, kami hanya berdua melakukan tugas penangkapan ini bersama Aiptu Abdul Rais,

tentu penangkapan ini tak lepas dari informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku ujar Ipda Saypul basir panit 2 Resmob Polsek Makassar,

diketahui tahanan yang kabur dengan cara bobol tembok sebanyak enam orang lima sudah tertangkap satu lagi masih buron yakni kabur ke Sulawesi Tenggara ( Kendari ) kami sudah perintahkan Kanitres Iptu Heriyanto dan Bripka Rampa ke tempat pelarian tersangka ( Kendari red ) ungkap Kapolsek .

Di beritakan sebelumnya enam tahanan kabur di polsek makassar dengan cara bobol tembok pkl 1.20 malam 11/4/2018.
Dalam 1X24 jam empat sudah kami tangkap sedangkan dua kabur dan syukurlah satu lagi sudah tertangkap hari ini , sisa satu lagi ungkap kapolsek dengan wajah berseri seri di depan awak media.

Di tambahkan tahanan yang tertangkap di Kalimantan Timur adalah kasus narkoba dan yang di Kendari yang belum tertangkap dengan kasus yang sama, ini suatu pembelejaran buat kami kedepannya agar selalu berhati hati dalam hal pengawasan, dan kami akan mengawasi tiap dua jam akan kami periksa luar dalam sel itu sendiri tutup kapolsek Kompol Usman di depan awak media .(Ki/rus)